Kamis, 23 Februari 2012

Hati-hati dengan Perkataan mu!

Perkataan adalah doa, ya itulah yang mestinya kita jadikan pegangan dalam setiap berbicara dengan orang lain. Kali ini hendaklah kita bisa belajar dalam berkata-kata. Bahwasanya apa yang kita katakan juga berpengaruh pada diri kita. Sekarang-sekarang ini orang sudah banyak yang mengabaikan akan apa yang mereka katakan. Lalu bagaimana perkataan bisa menjadi doa?
Hati-hati,
hati-hati, dan sekali lagi
hati-hati!!
Ada malaikat di kedua sisi pundak mu. Tahukah apa mereka lakukan? Mereka mengamini apa yang setiap kamu katakan.
Jadi hati-hati pada saat kamu berkata-kata. Berkata-kata lah hanya untuk kebaikan, saling menasehati, dan menjelaskan kebenaran. Hati-hati juga saat kamu sedang marah, ketika itu mungkin kamu tidak sadar, karena sudah berada dalam kuasa setan. Dari beberapa kisah tentang kematian yang saya pernah ketahui, mereka mati itu setelah sebelumnya mereka menulis sesuatu atau berpesan sesuatu pada saat akan menjelang kematian mereka. Ada yang mengatakan " Selamat tinggal semuanya. Jaga diri, dan ibu baik-baik. Mungkin besok aku nggak disini lagi, " atau ada juga " Kawan jangan lupain aku ya, mungkin besok kita bakal berpisah." dan masih banyak lagi. Setelah itu apa yang terjadi,..
Mereka akhirnya mati, tengok juga korban kecelakaan Tugu Tani oleh Afriyani si pengendara setan. Ya, salah satu korbannya juga pernah menulis pesan atau status di facebook tentang akan datangnya kematian sebelumnya dan akhirnya dia meninggal. Dan sekarang ini dengan lebih banyaknya media dan kemajuan teknologi komunikasi, sering kali kita lalai dalam menggunakannya. Kita menggunakan dengan salah sehingga menjadi suatu kejahatan. Kok bisa dikata kayak gitu?
Ya jelas,.
Pernahkan anda menulis status di facebook tentang rasa kekecewaan atau kesialan anda yang telah terjadi suatu hari pada diri anda?
Mungkin seperti ini, " Hari ini gue sial banget! ," lalu ketika Malaikat mengamini, jadilah seperti ini,
teman-teman mu pasti akan melihat status mu dan mengetahuinya, Misalnya lagi, parahnya kamu sial dikarenakan kamu bangun kesiangan, kamu dimarahi orang tua, lalu kamu tidak mandi dan langsung berangkat sekolah. Pas itu sampai di sekolahan, kamu lupa tidak membawa uang saku, lebih parah kamu lupa tidak mengerjakan pekerjaan rumah, ..
Jika kamu menulis status tentang kejadian mu ketika seperti itu. Coba pikirkan apa yang terjadi selanjutnya?,
ada banyak kesialan yang akan berbuntut terus mungkin tanpa akhir. Eits' ingat kamu belum mandi, kalau teman mu tahu? Mereka mungkin akan mengejek mu! Itu kesialan bukan?
Lagi, kamu belum mengerjakan PR!
Wah, wah, wah, kamu pasti akan dimarahi guru bukan?
Dan apa itu bukan kesialan?
Itu semua karena diamini oleh malaikat akibat apa yang kamu katakan.
Jadi semua itu dikarenakan oleh perkataan mu, so hati-hati yah dalam berbicara.
Intinya yang mau aku sampaikan, selalu berfikir positif!
Saat-saat seperti itu, kamu bisa kehilangan kontrol terhadap pikiran mu. Dan menganggap atau menyalahkan dan berprasangka buruk kepada Allah. Apalagi ketika kamu marah. Kamu bahkan bisa lepas kendali pada tangan dan anggota badan lainnya. So, positive thinking, bro,..
Jangan sampai ketika kamu mendapat suatu musibah kemudian kamu menyalahkan Dia. Sebenarnya sesuatunya itu atas kuasa pikiran mu. Apalagi kalau kamu sudah menyalahkan Allah, jelas kamu itu sudah menjadi orang yang tidak sabar dan tabah. Itu ciri-ciri setan. Dan Allah tidak suka setan. Allah tidak akan menambah pahala atas apa yang kamu usahakan, karena kamu tidak berusaha apa-apa dan malah akan menimpakan musibah-musibah lain agar kamu sadar dan ingat pada-Nya. So, positive thinking, bro, ..

Tetap sabar dan tabah dalam menjalankan musibah yang ditimpakan, menyerahkan semuanya kepada Allah dan mengusahakan agar musibah itu tidak terjadi lagi, lalu setelah kamu berusaha, biarkan Allah menilai usaha mu dan berdoa semoga apa yang kamu harapkan terwujud.
Kunci nya?
Pikiran mu > positive thinking > tindakan > tawakkal > beruntung.

Insya Allah tidak ada kesialan lagi setelah itu. So, positive thinking, bro,..
Dan selalu ingat, bahwa setiap kata adalah doa. Dan mungkin setiap kamu berkata-kata, ada malaikat yang mengamini mu dan itu bisa saja jadi kenyataan.
Kita harus berkata yang baik saja, tidak mengatakan aib seseorang maupun aib sendiri, tidak mengatakan aib sendiri bukan berarti berbohong atau menyembunyikan kebenaran; dan jangan menghina orang.

Ini dia yang masih jadi kesalahan dalam berkata-kata,

Lidah memang tidak bertulang, tapi bisa menyobek hati setajam pedang; Lidah mu, harimau mu.
Sekali lagi, Hati-hati dengan kata-kata.
Apabila kita menyakiti orang lain dengan perkataan kita, lalu orang yang kita sakiti berdoa kepada Allah dan diamini malaikat, apa jadi kita lagi?
Ingat juga! Doa orang yang teraniaya itu pasti dikabulkan Allah! Ditambah apabila di amini malaikat maka itu akan menjadi kenyataan. Maka jangan sampai kita didoakan yang buruk-buruk oleh orang yang teraniaya. Dan untuk itu kita tidak boleh menganiaya. Jadi sekali lagi,
HATI-HATI DENGAN PERKATAAN!!!

Karena seperti yang diperingatkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Humazah ayat pertama..,


‎وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,

Jangan sampai kita mengumpat atau menyalahkan Allah dan mencela atau menghina dan aniaya.
Semoga itu bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya. Dan saya benar-benar takut akan perkataan, jadi saya ingatkan untuk sekali lagi,.
Berhati-hatilah dalam berkata-kata..
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management