Selasa, 20 November 2012

Seni Rupa 2 Dimensi


KARYA SENI RUPA BERDASARKAN DIMENSI DAN KEGUNAAN
1. PEMBAGIAN BERDASARKAN DIMENSI

Pengertian dimensi adalah ukuran yang meliputi panjang, lebar, dan tinggi. Karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar disebut sebagai karya seni rupa dua dimensional. Sedangkan karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran disebut karya tiga dimensional atau trimatra. Karya seni tiga dimensi dapat dinikmati dari segala sudut pandang; dari depan, atas, samping, maupun bawah. Tetapi karya seni rupa tiga dimensi yang dinikmati dari bawah tidak terlalu banyak, yaitu karya seni yang diletakkan dengan cara digantung atau melayang di angkasa.
Jika dirinci berdasarkan dimensinya:
a. Karya seni rupa dua dimensi (dwimatra), contoh: lukisan, gambar, batik, foto, ilustrasi, kaligrafi, hiasan pada piring, dll.
http://2.bp.blogspot.com/_q9M6YQ9Zp4w/SB_m9xRx7fI/AAAAAAAAABQ/Xo8N0E6_nBY/s320/s_740936_137le73x1101200f.jpg
2. PEMBAGIAN BERDASARKAN KEGUNAAN

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak terlepas dari karya seni, seperti untuk duduk maka diperlukan sebuah kursi, untuk makan diperlukan alas berupa piring atau mangkuk. Berdasarkan kegunaan ini, karya seni rupa dapat dibedakan antara karya seni rupa terapan dan karya seni rupa murni.
a. Karya seni rupa terapan/ pakai (applied art/ useful art), yaitu karya seni yang mengalami fungsi ganda.
Pertama, sebagai alat bantu kehidupan sehari-hari, dan kedua segi keindahan untuk pemenuhan rasa kepuasan batin. Karya seni yang mempunyai fungsi ganda contohnya pakaian, rumah, pisau, sepatu, kendaraan, tas, jam tangan, sabuk, kacamata, dll.http://2.bp.blogspot.com/_q9M6YQ9Zp4w/SB_oYxRx7iI/AAAAAAAAABo/S2LfNkbDJnM/s200/s_688859_t6.jpg
b. Karya seni murnhttp://4.bp.blogspot.com/_q9M6YQ9Zp4w/SB_o0RRx7jI/AAAAAAAAABw/MpoFM_GBd3E/s200/s_354842_f2.jpgi (fine art/ seni indah) adalah karya yang terlepas dari segi kegunaan lain, kecuali nilai pemenuhan kebutuhan emosional sebaghttp://3.bp.blogspot.com/_q9M6YQ9Zp4w/SB_oCBRx7hI/AAAAAAAAABg/0GozvkRn5Zw/s200/s_683081_rsm6-65.jpgai alat ekspresi. Contoh: lukisan, patung, relief, dll.

                                                   

Sejarah seni lukis di Indonesia

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini.
Raden Saleh Syarif Bustaman adalah salah seorang asisten yang cukup beruntung bisa mempelajari melukis gaya Eropa yang dipraktekkan pelukis Belanda. Raden Saleh kemudian melanjutkan belajar melukis ke Belanda, sehingga berhasil menjadi seorang pelukis Indonesia yang disegani dan menjadi pelukis istana di beberapa negera Eropa. Namun seni lukis Indonesia tidak melalui perkembangan yang sama seperti zaman renaisans Eropa, sehingga perkembangannya pun tidak melalui tahapan yang sama. Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah "kerakyatan". Objek yang berhubungan dengan keindahan alam Indonesia dianggap sebagai tema yang mengkhianati bangsa, sebab dianggap menjilat kepada kaum kapitalis yang menjadi musuh ideologi komunisme yang populer pada masa itu. Selain itu, alat lukis seperti cat dan kanvas yang semakin sulit didapat membuat lukisan Indonesia cenderung ke bentuk-bentuk yang lebih sederhana, sehingga melahirkan abstraksi.
Gerakan Manifesto Kebudayaan yang bertujuan untuk melawan pemaksaan ideologi komunisme membuat pelukis pada masa 1950an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu, sehingga era ekspresionisme dimulai. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda. Perjalanan seni lukis Indonesia sejak perintisan R. Saleh sampai awal abad XXI ini, terasa masih terombang-ambing oleh berbagai benturan konsepsi.
Kemapanan seni lukis Indonesia yang belum mencapai tataran keberhasilan sudah diporak-porandakan oleh gagasan modernisme yang membuahkan seni alternatif atau seni kontemporer, dengan munculnya seni konsep (conceptual art): “Installation Art”, dan “Performance Art”, yang pernah menjamur di pelosok kampus perguruan tinggi seni sekitar 1993-1996. Kemudian muncul berbagai alternatif semacam “kolaborasi” sebagai mode 1996/1997. Bersama itu pula seni lukis konvensional dengan berbagai gaya menghiasi galeri-galeri, yang bukan lagi sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat, tetapi merupakan bisnis alternatif investasi.


Seni lukis


Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.
Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Seni lukis zaman klasik

Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:
  • Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama)
  • Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii),
Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal.

Seni lukis zaman pertengahan

Sebagai akibat terlalu kuatnya pengaruh agama di zaman pertengahan, seni lukis mengalami penjauhan dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari pengabdian kepada Tuhan. Akibatnya, seni lukis pun tidak lagi bisa sejalan dengan realitas.
Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme, bukan realisme. Sehingga sulit sekali untuk menemukan lukisan yang bisa dikategorikan "bagus".
Lukisan pada masa ini digunakan untuk alat propaganda dan religi. Beberapa agama yang melarang penggambaran hewan dan manusia mendorong perkembangan abstrakisme (pemisahan unsur bentuk yang "benar" dari benda).

Seni lukis zaman Renaissance

Berawal dari kota Firenze. Setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ilmuwan dan budayawan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang. Dukungan dari keluarga deMedici yang menguasai kota Firenze terhadap ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. Seni rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. Sains di kota ini tidak lagi dianggap sihir, namun sebagai alat baru untuk merebut kembali kekuasaan yang dirampas oleh Turki. Pada akhirnya, pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur.


                                        

 

 

 

KARYA SENI RUPA TERAPAN 2 DIMENSI MANCANEGARA

 

Adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Karya Seni Rupa Terapan, selain dinikmati keindahannya, juga mempunyai fungsi dan manfaat. Fungsi karya seni rupa dibedakan menjadi 2 yaitu Fungsi estetis dan fungsi Praktis. Fungsi estetis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia tentang rasa keindahan. Fungsi praktis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia akan benda pakai.   Dimensi berbentuk datar dan mempunyai Panjang dan Lebar.   Dikatakan Mancanegara karena karya seni rupa yang berasal dari Luar Negeri. 


Contoh Gambar KARYA SENI RUPA TERAPAN 2 DIMENSI MANCANEGARA
1.    Batik
http://4.bp.blogspot.com/-Wuu1bdqgH1I/TaMwIWpyMvI/AAAAAAAAAP8/UQ3GzSwcjoo/s400/Batik_Malaysia.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-ewm5g_fWSrs/TaMwohcDgfI/AAAAAAAAAQY/gY7JrlXPKBQ/s400/ghost-chop-wlogo.jpg


http://1.bp.blogspot.com/-pbWT6ItnkHs/TaMwDKALyHI/AAAAAAAAAP0/UNAaEC_gCHQ/s400/Batik2.jpg


                                      http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2005/06/14/tk3.jpg
Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Mediumlukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvaskertaspapan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada medi

Pengertian Anyaman

Anyaman merupakan seni yang mempengaruhi kehidupan dan kebudayaan masyarakat Melayu. Menganyam bermaksud proses menjaringkan atau menyilangkan bahan-bahan daripada tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan tumbuh-tumbuhan yang boleh dianyam ialah lidi, rotan, akar, bilah, pandan, mengkuang dan beberapa bahan tumbuhan lain yang dikeringkan.

Anyaman bermaksud proses menyilangkan bahan-bahan daripada tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan. Bahan-bahan tumbuhan yang boleh dianyam ialah lidi, rotan, akar, buluh, pandan, mengkuang, jut dan sebagainya. Bahan ini biasanya mudah dikeringkan dan lembut
Menganyam adalah salah satu seni tradisi tertua di dunia. Konon kegiatan itu ditiru manusia dari cara burung menjalin rantin-ranting menjadi bentuk yang kuat.
Kesenian ini juga ada di berbagai budaya Nusantara. Di rumah-rumah panggung di pesisir Aceh, tikar pandan menjadi alas lantai. Di Pedamaran, Sumatra Selatan, kegiatan menganyam tikar menjadi pemandangan sehari-hari yang dilakukan ibu dan para gadis remaja. Tak heran bila kota itu disebut sebagai kota tikar. Untuk memperkenalkan Kelas Antariksa pada seni tradisi nenek moyang, mereka pun diajak menganyam kain flanel.
Mereka melakukannya dengan penuh keseriusan, agar pola tikar tidak salah. Kelak, kalau sudah terbiasa, mereka mungkin akan melakukannya sambil mengobrol, seperti halnya para penganyam tikar di desa: menganyam adalah sebuah kegiatan sosial, tempat bertukarnya cerita.
Asal Usul Anyaman
Seni anyaman adalah milik masyarakat melayu yang masih sangat di kagumi dan di gemari hinnga saat ini. Kegiatan seni anyaman telah ada semenjak zaman dahulu kala, hal ini dapat di lihat pada rumah-rumah orang jaman dahulu di mana dinding rumah mereka di anyam dengan menggunakan buluh dan kehalusan seni anyaman itu masih bertahan hingga saat ini. Rumah yang berdinding dan beratapkan nipah tidak panas, karena lapisan daun nipah yang tebal.

Seni anyaman di percaya bermula dan berkembangnya tanpa menerima pengaruh luar. Penggunaan tali, akar, dan rotan merupakan asas pertama dalam penciptaan kerajinan tangan anyaman. Bahan-bahan itu tumbuh liar di hutan-hutan, kampung-kampung, dan kawasan sekitar pantai.

Berbagai bentuk kerajinan tangan dapat di bentuk melalui proses dan teknik anyaman dari jenis tumbuhan pandan dan bengkuang. Bentuk-bentuk anyaman di buat berdasarkan fungsinya. Misalnya bagi masyarakat petani / nelayan, anyaman di bentuk menjadi topi, bakul, tudung saji, tikar, dan aneka rupa yang di bentuk untuk digunakan sehari-hari.

Selain dari tumbuhan pandan dan bengkuang, anyaman juga dapat di buat dari tumbuhan jenis palma dan nipah. Berdasarkan bahan dan rupa bentuk anyaman yang di hasilkan. Seni anyaman merupakan daya cipta dari sekelompok masyarakat luar istana yang lebih mengutamakan nilai kegunaannya. Walaupun pada tahun 1756 sampai 1794 telah terdapat penggunaan tikar untuk raja yang terbuat dari rotan.

Untuk memulai menganyam, waktu yang tepat adalah pada pagi atau malam hari dalam keadaan cuaca yang redup dan dingin. Daun-daun lebih lembut dan mudah di bentuk tanpa meninggalkan kesan-kesan pecah. Biasanya beberapa orang melakukan kegiatan menganyam secara berkelompok di halaman rumah atau beranda rumah pada waktu malam, petang, atau waktu senggang.

Seni kerajinan tangan anyaman adalah sesuatu karya yang unik dan rumit proses pembuatannya. Namun usaha untuk mempertahankannya harus di teruskan agar tidak termakan oleh perkembangan zaman. Budaya bangsa bukan hanya di lihat dari bahasa dan ragamnya saja, tetapi juga di lihat dari hasil karyanya yang bermutu tinggi. Warisan budaya yang unik ini harus selalu di terus di pelihara dan di manfaatkan bersama.

Sejarah Anyaman

Anyaman merupakan seni tradisi yang tidak mempunyai pengaruh dari luar. Perkembangan Sejarah anyaman adalah sama dengan perkembangan seni tembikar. Jenis seni anyaman pada masa Neolitik kebanyakan adalah menghasilkan tali, rumah dan keperluan kehidupan. Bahan daripada akar dan rotan adalah bahan asas yang awal digunakan untuk menghasilkan anyaman. Menurut Siti Zainun dalam buku Reka bentuk kraftangan Melayu tradisi menyatakan pada zaman pemerintahan Long Yunus (1756-94) di negeri Kelantan, penggunaan anyaman digunakan oleh raja. Anyaman tersebut dipanggil ‘Tikar Raja’ yang diperbuat daripada pohon bemban

Ada beberapa hal yang harus di ketahui tentang sejarah anyaman, yaitu :
1. Dipercayai seni graf tangan muncul dan bergembang tanpa pengaruh luar.
2. Pada zaman dahulu, kegiatan anyaman dilakukan oleh kaum wanita untuk mengisi masa senggang dan bukan sebagai mata pencarian utama.
3. Hasil graf tangan dijadikan alat untuk kegunaan sendiri atau sebagai hadiah untuk anak saudara atau sahabat handai sebagai tanda kasih atau kenang-kenagan.
4. Seseorang wanita dianggap tidak mempunyai sifat kewanitaan yang lengkap jika dia tidak mahir dalam seni anyaman.
5. Proses anyaman biasanya dijalankan oleh kaum wanita; lelaki hanya menolong menetap daun dan memprosesnya.
6. Perusahaan anyaman biasanya dilakukan secara individu dan secara kecil-kecilan yang merupakan satu usaha ekonomi bagi orang-orang di kampung.
7. Kini,terdapat organisasi dan perbadanan yang mengusahakannya, dengan skala yang besar seperti cawangan-cawangan Perbadanan Kemajuan Kraftangan Malaysia, Persatuan Gerakan Wanita Felda, Pusat Graftangan Felda, dan sebainya.
8. Hasilan anyaman bermutu tinggi bagi memenuhi keperluan pelanggan.Hasilan anyaman tidah terkongkong dalam bentuk tradisional sahaja. Ciptan dimensi baru dari segi rupa dan bentuk, warna dan corak, teknik dan bahan sering diubah-ubahkan mengiikut peredaran zaman dan cita rasa pelanggan.

Jenis-Jenis Anyaman

Jenis Anyaman Bahan Hasil anyaman
Anyaman Mengkuang Daun mengkuang Tikar, tudung salji, bekas pakaian dan lain-lain
Anyaman pandan Daun pandan duri Tikar sembahyang, hiasan dinding,
Anyaman Buluh Jenis-jenis buluh yang sesuai Bakul, bekas pakaian, nyiru, beg dan lain-lain
Anyaman Rotan Rotan yang telah diproses Bakul, bekas pakaian, tempat buaian anak dan lain-lain
Anyaman Lidi Lidi kelapa Lekar, bekas buah, bekas telor.
Anyaman ribu-ribu Paku pakis ribu-ribu. Tempat tembakau, bekas sirih terbus, bakul, bekas seba guna dan lain-lain.




Motif Anyaman
Berikut adalah contoh gambar motif anyaman :
anyaman 2 dimensi :


http://2.bp.blogspot.com/_5GJFl5DH54g/Sw2WX_OLeXI/AAAAAAAAABo/SxkqsNIkEeQ/s320/930283_mtf-3dlereng.jpg


http://bp2.blogger.com/__eDtl_30gN8/SJBFqro-w3I/AAAAAAAAAEQ/hdiP7uwYpt4/s320/images.jpg


Seni rupa

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni, kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.
Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts.

Seni

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

http://bp0.blogger.com/__eDtl_30gN8/SJNYx39cG9I/AAAAAAAAAFQ/MfpJSsW0Yb0/s320/wood2.gif

Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, senibisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta) Sejarah seni lukis di Indonesia
Seni lukis modern Indoesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini. Awalnya pelukis Indonesia lebih sebagai penonton atau asisten, sebab pendidikan kesenian merupakan hal mewah yang sulit dicapai penduduk pribumi. Selain karena harga alat lukis modern yang sulit dicapai penduduk biasa.
Raden Saleh Syarif Bustaman adalah salah seorang asisten yang cukup beruntung bisa mempelajari melukis gaya Eropa yang dipraktekkan pelukis Belanda.
Raden Saleh kemudian melanjutkan belajar melukis ke Belanda, sehingga berhasil menjadi seorang pelukis Indonesia yang disegani dan menjadi pelukis istana di beberapa negera Eropa.
Namun seni lukis Indonesia tidak melalui perkembangan yang sama seperti zaman renaisans Eropa, sehingga perkembangannya pun tidak melalui tahapan yang sama.Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah "kerakyatan". Objek yang berhubungan dengan keindahan alam Indonesia dianggap sebagai tema yang mengkhianati bangsa, sebab dianggap menjilat kepada kaum kapitalis yang menjadi musuh ideologi komunisme yang populer pada masa itu. Para pelukis kemudian beralih kepada potret nyata kehidupan masyarakat kelas bawah dan perjuangan menghadapi penjajah.
Selain itu, alat lukis seperti cat dan kanvas yang semakin sulit didapat membuat lukisan Indonesia cenderung ke bentuk-bentuk yang lebih sederhana, sehingga melahirkan abstraksi.
Gerakan Manifesto Kebudayaan yang bertujuan untuk melawan pemaksaan ideologi komunisme membuat pelukis pada masa 1950an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu, sehingga era ekspresionisme dimulai. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda, namun lebih sebagai sarana ekspresi pembuatnya. Keyakinan tersebut masih dipegang hingga saat ini.
Perjalanan seni lukis kita sejak perintisan R. Saleh sampai awal abad XXI ini, terasa masih terombang-ambing oleh berbagai benturan konsepsi.
Kemapanan seni lukis Indonesia yang belum mencapai tataran keberhasilan sudah diporak-porandakan oleh gagasan modernisme yang membuahkan seni alternatif atau seni kontemporer, dengan munculnya seni konsep (conceptual art): “Installation Art”, dan “Performance Art”, yang pernah menjamur di pelosok kampus perguruan tinggi seni sekitar 1993-1996. Kemudian muncul berbagai alternatif semacam “kolaborasi” sebagai mode 1996/1997.

Prinsip Dasar Dalam Seni Rupa

PRINSIP DASAR SENI RUPA
Yang dimaksud Prinsip Dasar Seni Rupa adalah :
Pengetahuan dasar untuk berkarya seni rupa merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan berkarya seni rupa dalam bentuk dua Demensi maupun Karya seni Rupa tiga Demensi.
Secara Scematis dapat digambarkan sebagai berikut :http://eka.web.id/wp-content/uploads/2010/08/optical-art-298x300.jpg
1.    Komposisi ialah : Suatu cara dan ketentuan untuk mengatur, mengusun, meramu (menyampur) dengan dasar kaidah-kaidah yang ada, hingga mewujudkan, suasana tatanan  yang harmonis, kaidah-kaidah yang dimaksud dapat dibagi dua tahap proses yang sebenarnya kesemuanya itu adalah merupakan satu kesatuan  teknis yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena saling mendukung untuk mendapatkan hasil karya seni yang bermutu atau yang berkwalitas, namun demikian untuk permulaan belajar dapat menggunakan kaidah dasar lebih dulu, karena dengan menggunakan kaidah dasar tersebut sudah bisa dilihat hasilnya walaupun belum tuntas penyelesaiannya.
Contoh penerapan komposisi yang sifatnya
1.1.    Mengatur    :    bagaimana seorang disainer Interior mengatur perabot rumah dalam satu ruangan yang  masing-masing disebut elemen estetikhttp://1.bp.blogspot.com/_l0TgRtKeW8k/TK_fODSM0RI/AAAAAAAAAAM/md1LHZF8pP4/s320/FFFFFFFF.jpeg
http://2.bp.blogspot.com/_l0TgRtKeW8k/TK_fy5gzQRI/AAAAAAAAAAU/_H0taEWW3rM/s1600/EEEEEEE.jpeg
http://4.bp.blogspot.com/_l0TgRtKeW8k/TK_faS5hFqI/AAAAAAAAAAQ/bhvwMh_J9Yk/s1600/BBBB.jpeg   
            
Seni Pahat adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi biasanya, ada juga yang 2 dimensi, diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan).

Contoh 2 dimensi :
http://4.bp.blogspot.com/_qspez5e7tOs/S_Z_01c0qfI/AAAAAAAAAGU/D3CgvKINXSk/s320/patung.jpghttp://jalanjalanterus.wordpress.com
Dewa Wisnu

http://4.bp.blogspot.com/_qspez5e7tOs/S_aBRde2c1I/AAAAAAAAAGc/ZxUzUftcLBQ/s320/gwk_96102921_n00.jpg
http://vmg2.files.wordpress.com
Garuda Wisnu Kencana


Contoh 2 dimensi :

http://3.bp.blogspot.com/_qspez5e7tOs/S_aFq2pP1ZI/AAAAAAAAAG0/x7UlCXgjc1c/s320/Borobudur_relief_3.jpg
http://upload.wikimedia.org
Relief Candi



Seni rupa nusantara
ANYAMAN
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPjq76amOI/AAAAAAAAAMI/8TuHESBmgGM/s320/1.jpg
Anyaman Buluh
Gambar diatas merupakan seni rupa tiga dimensi. Termasuk jenis anyaman buluh. Buluh atau biasa disebut bambu atau aur. Buluh merupakan salah satu spesis rumput, sama seperti lalang, jagung dan padi.
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPkBokMK_I/AAAAAAAAAMM/UbLZ41wWxGk/s320/2.jpg
Kata
Keranjang yang dianyam dari daun kelapa, dilengkapi dengan tali gantung pikulan, sebagai tempat untuk mengisi hasil ladang, ayam dll. Ada beberapa jenis keranjang yaitu kata mapa, kata kowe, kata rabha, kata manu, kata rembi dll. Termasuk jenis seni rupa terapan yang berbentuk tiga dimensi.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPkeEIlWYI/AAAAAAAAAMQ/hzLQPRKroAc/s320/3.jpg
Tikar
Tikar dianyam dari daun lontar, dianyam dua lapis digunakan untuk alas tidur sedangkan tikar besar digunakan untuk menjemur padi, jagung, dll. Selain untuk tempat tidur dan alas jemuran, juga digunakan untuk alas duduk bagi tamu agung atau tamu yang sangat dihormati.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPkvwDXLyI/AAAAAAAAAMU/Cu2qDWbNc9M/s320/4.jpg
Anyaman Datar
Gambar di samping adalah pembatas dinding yang merupakan jenis anyaman datar. Anyaman datar dibuat datar pipih dan lebar. Selain sebagai pembatas ruangan, jenis kerajinan ini banyak digunakan untuk tikar, dinding rumah tradisional, atau yang lainnya.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPk-zxyGQI/AAAAAAAAAMY/G8USFifOI-c/s320/5.jpg
Lampion
Gambar di samping termasuk anyaman rotan. Merupakan seni rupa tiga dimensi dan merupakan seni terapan. Sesuai perkembangan zaman, seni anyaman rotan juga kian popular dengan berbagai bentuk dan ukuran. Seperti gambar lampu lampion di atas. 
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPladcrbeI/AAAAAAAAAMc/vuUUbIKQwQA/s400/6.jpg
Anyaman Tiga Dimensi
Gambar di samping juga termasuk seni anyaman tiga dimensi namun, bersifat murni. Hanya sebagai hiasan saja. Semakin berkembangnya seni rupa anyaman. Hingga tidak hanya sebagai seni rupa terapan saja. Namun dapat menjadi seni rupa murni.
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPlrD_ERJI/AAAAAAAAAMg/nzIfCxULBAE/s320/7.jpg
Tas Anyaman
Kebanyakan produk tas terbuat dari bahan daun pandan. Anyaman pandan diminati oleh konsumen dari Jepang dan Eropa. Produk-produk yang terbuat dari bahan dasar pandan, banyak diminati oleh konsumen mancanegara, berkaitan dengan sifat produk yang mudah didaur ulang (renewable). Sampah produk yang berbahan baku pandan tidak mengganggu fungsi lingkungan hidup.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPmDc4KRLI/AAAAAAAAAMk/sjD2il1uy0A/s320/8.jpg
Kiko
Bahan anyaman ini biasanya terbuat dari daun lontar, berbentuk segi empat digunakan untuk mengisi beras atau emping beras serta digunakan sebagai sarana upacara seremonial adat.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPmYTYmt6I/AAAAAAAAAMo/7obgRtZ_0Yg/s320/9.jpg
Anyaman Rotan
Gambar di atas merupakan gambar seseorang yang sedang menganyam rotan menjadi barang yang bisa bermanfaat bagi kehidupan. Rotan tumbuh di hutan-hutan liar di Nusantara. Rotan dianggap paling baik untuk dipakai sebagai bahan baku anyaman.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPmslDtLPI/AAAAAAAAAMs/mYZx5HEXxIs/s320/10.jpg
Anyaman Ribu
Gambar di samping juga merupakan gambar seseorang yang menganyam menggunakan teknik anyaman ribu. 
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPm8ycL-6I/AAAAAAAAAMw/VFMSdPpKuJM/s320/11.jpg
Anyaman Lidi
Pohon kelapa dikenali sebagai pohon serbaguna karena semua bagian pohon inidapat digunakan. Salah satu bagianyang dapat dijadikan kerajinan tangan adalah lidi kelapa. Misalnya, lekar, bakul, tempat simpan telur, bekas buah-buahan dan raga gubahan bunga.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPoCowl-sI/AAAAAAAAAM8/iy5W_i867zw/s320/12.jpg

Gambar di atas adalah macam-macam jenis karya seni anyaman. Anyaman ini berbentuk tiga dimensi, berwujud benda tiga dimensi sebuah produk kerajinan. Sifatnya sebagai seni rupa terapan. Kerajinan ini telah berkembang bukan hanya berbentuk kerajinan tradisional tetapi telah berkembang jenis produknya dan lebih bernilai
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPoTBGQSFI/AAAAAAAAANA/3ecGSjYRGOc/s320/13.jpg
Rotan tidak hanya di buat untuk seni anyaman yang bersifat terapan saja. Rotan juga dapat digunakan sebagai seni murni. Seperti yang ada pada gambar di atas. Gambar di atas merupakan anyaman bunga rotan. Dapat digunakan sebagai hiasan pada dinding atau yang lainnya.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPovCerrFI/AAAAAAAAANE/q7_GgkXTLxY/s320/14.jpg
Anyaman Lidi
Gambar di diatas merupakan seni rupa terapan. Cara menganyam lidi tidak jauh beda daripada cara menganyam rotan.. Untuk membuat lekar atau bakul, misalnya, bagian dasar disusun terlebih dahulu didalam satu bingkai supaya bilah-bilah lidi tidak mudah terungkai. 
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPpHF6ib9I/AAAAAAAAANI/uzE8sKKh4qE/s320/15.jpg
Anyaman Kete
Merupakan jenis anyaman kete. Berbentuk dua dimensi. Merupakan seni rupa murni. Bahan yang biasa digunakan biasanya dari kertas.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPrGIDZDCI/AAAAAAAAANQ/AIigGcRCo-U/s320/16.jpg
Gambar di atas adalah gambar lampu kurungan. Merupakan jenis seni rupa tiga dimensi dan termasuk jenis seni rupa terapan.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPr1zxX2oI/AAAAAAAAANU/xcm4khvxsqo/s320/17.jpg
Anyaman ini biasanya digunakan untuk para pemula untuk belajar. Bahan yang biasanya digunakan biasanya adalah kertas.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPsJrhH3zI/AAAAAAAAANY/rgzGJ78pdFo/s320/18.jpg
Anyaman Buluh
Gambar di atas merupakan jenis anyaman buluh. Gambar di atas adalah gambar nampan yang terbuat dari buluh atau aur.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TNPsY0RGQBI/AAAAAAAAANc/CASPKhU6RIU/s320/19.jpg
Anyaman ini biasa digunakan sebagai wadah 
Begitu Hebat dan berselera tinggi Para Seniman yang ada di Negara kita ini, mereka selalu mengeluarkan Ide-ide yang cemerlang, meskipun zaman sudah modren tapi hal-hal yang sepele pun masih bisa mereka manfaatkan, dan harganya juga tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan barang-barang masa kini, selain menarik gambar-gambar diatas juga memiliki suatu ciri khas daerah masing-masing. Semoga Kita semua bisa menjaga dan membudidayakan Apapun yang udah da di Tanah Air Indonesia ini.
Seni Lukisan Kaca
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQO5WF8f9I/AAAAAAAAAQU/okP72sAds1U/s320/20.jpg
Gambar di atas merupakan lukisan kaca yang biasanya terletak di gereja. Merupakan seni rupa dua dimensi. 
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQQNtEXLuI/AAAAAAAAAQY/8rADTFYjIVs/s320/2.jpg
Lukisan Kaca Cirebon merupakan salah satu cabang seni lukis dengan menggunakan media kaca, dimana teknik melukisnya adalah terbalik atau melukis dibagian belakang dan menikmati hasilnya dari bagian depan.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQQbTi9kpI/AAAAAAAAAQc/DQxOwHd9xtk/s320/3.jpg
Lukisan kaca yang berada pada gambar di atas menggunakan toples sebagai medianya. Lukisan kaca sangat spesifik dalam pengerjaannya.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQQpJk2TDI/AAAAAAAAAQg/HjkzcNntiCo/s320/5.jpg
Lukisan Kaca dikenal sebagai produk spesifik. Hal itu dikarenakan Lukisan Kaca Cirebon dilukis dengan teknik melukis terbalik, kaya akan gradasi warna dan harmonisasi nuansa dekoratif serta menampilkan ornamen atau ragam hias Motif Mega Mendung dan Wadasan yang kita kenal sebagai Motif Batik Cirebon.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQQ1MkL_II/AAAAAAAAAQk/0vCMiKRKo-4/s320/6.jpg
Lukisan Kaca yang menganut gaya modern yang bernuansa 3 dimensi, hal ini banyak dilakukan Pelukis Kaca agar memberikan kesan yang indah.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQRHLYkL6I/AAAAAAAAAQo/5cCF6ZU7TNA/s1600/4.jpg
Merupakan lukisan kaca wayang yang juga berasal dari cirebon. Kebanyakan seni lukisan kaca cirebon dipengaruhi oleh budaya cina.
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQRgli56EI/AAAAAAAAAQs/duQOdjrDShw/s320/7.jpg
Lukisan kaca yang berbentuk kaligrafi. Merupakan ciri khas lukisan kaca cirebon. Ada 42 jenis lukisan kaca peninggalan dari para wali atau sunan khususnya Sunan Gunung Jati.
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQSVDuuUKI/AAAAAAAAAQw/3uaKp8f24s4/s320/10.jpg
Gambar di atas merupakan lukisan kaca tradisi kamasan. Menggambarkan wayang yang sedang menari.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQStjPiItI/AAAAAAAAAQ0/AhMyKlMxrtk/s320/8.jpg
Gambar di atas merupakan lukisan kaca rahwana. Lukisan kaca yang bergambar wayang biasanya dipercaya membawa sifat dan kepribadian yang berbeda. Atau kepercayaan dari sang pembuat.
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQS-bnMA1I/AAAAAAAAAQ4/Vo4IbgEdRyY/s320/9.jpg
Lukisan kaca di atas menggunakan gradasi warna atau pewarnaan yang menganut Gelap ke Terang dan Terang ke Gelap. Melukis pada kaca membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQTVVYAMiI/AAAAAAAAARA/WYw-__z0T_o/s320/11.jpg
Gambar di atas merupakan lukisan kaca yang sedang mengalami tahap pengisian cat pada bidang kaca. Cara mengecatnya harus hati-hati, harus halus dan konstan agar tidak keluar dari batas garis.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQToJzS4_I/AAAAAAAAARE/CjIG5t9dmZ4/s320/12.jpg
Lukisan kaca wayang yang disertai dengan unsur mega mendung. Karena lukisan kaca sendiri berasal dari Cirebon.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQTzgI8zgI/AAAAAAAAARI/xmXdzbbesYA/s1600/Picture1.jpg
Lukisan kaca yang bergambar tokoh wayang yang sangat terkenal yaitu bagong. Lukisan kaca cirebon biasanya berbentuk gambar wayang atau kaligrafi, karena gambar tersebut menjadi ciri khas lukisan kaca cirebon itu sendiri.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQUFo0oJ9I/AAAAAAAAARM/CtjKVD-hM7w/s320/13.jpg
Lukisan kaca yang menggunakan media kaca untuk vas bunga. Tekniknya tidak jauh berbeda dengan lukisan kaca yang lain. Namun yang menggunakan bidang vas bunga lebih sulit karena medianya berbentuk bulat dan tidak datar seperti lukisan kaca pada umumnya.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQUUvOpc4I/AAAAAAAAARQ/3ptMu-RJm7o/s320/14.jpg
Gambar di atas adalah lukisan kaca yang pada waktu yang lalu dipamerkan di Kegiatan Lukisan Kaca bagi Generasi Muda Mudi di kota Cirebon. Tujuannya adalah untuk lebih mengembangkan Lukisan Kaca Cirebon.
http://2.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQUhpTGYtI/AAAAAAAAARU/82MDib_zXks/s1600/15.jpg
Merupakan lukisan kaca yang biasanya ada di gedung-gedung atau rumah-rumah penduduk. Pelukis kaca menggunakan teknik yang dapat memberikan kesan yang indah dengan background warna warni bak langit terkena sinar matahari di sore hari.
http://1.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQUwLcjMlI/AAAAAAAAARY/ZUiCsyMzMUE/s320/16.jpg
Gambar lukisan kaca wayang yang sedang bertarung dengan ular. Lukisan yang seperti ini biasanya dipercaya dapat menjaga kekuatan jahat dan biasanya dipajang di pintu depan rumah.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQVGOwDduI/AAAAAAAAARc/1BAeI9d9lPc/s1600/17.jpg
Lukisan kaca bunga. Terlihat seperti nyata. Karena para pelukis kaca menggunakan teknik modern. Di mana seluruh objek digambar dengan ragam hias, hanya pada bagian background dibiarkan terbuka tanpa diisi cat. 
http://3.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQVTmEUiaI/AAAAAAAAARg/VKJPITMUDfI/s320/18.jpg
Konon lukisan kaca ini berasal dari Cina yang dibawa para pedagang Cina ke wilayah Cirebon. Namun tidak diketahui secara pasti tentang sejarahnya.
http://4.bp.blogspot.com/_hcGgCWYuDJc/TOQVgOhNrkI/AAAAAAAAARk/e9CHbPNgwQ0/s320/19.jpg
Gambar disamping ini adalah salah satu upaya Pengembangan Lukisan Kaca Cirebon melalui Kegiatan Pelatihan Lukisan Kaca bagi generasi muda-mudi di Kota Cirebon pada tahun 2006 yang lalu. Lukisan Kaca telah dikenal sejak abad ke 17 ketika masa pemerintahan Panembahan Ratu di Cirebon, sebagai wujud media dakwah dalam penyebaran agama Islam saat itu.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management